Wednesday, 13 January 2016

Perbandingan Kalimat Verbal Sentence Dan Nominal Sentence Dalam Bentuk Affirmative, Interrogative, Dan Negative Sentence

Setelah dibahas tentang apa itu dan cara penggunaan dari nominal dan verbal sentence, pada kesempatan kali ini untuk memperjelas penjelasan tentang materi itu, akan saya bawakan simulasi permbandingan antara keduanya dalam perubahan bentuk kalimat dari affirmative ke interrogative. agar lebih memahami perbedaanya. saya akan membuatnya dalam table dibawah ini
AFFIRMATIVE SENTENCES
(Kalimat Berita )
NOMINAL SENTENCE
(Kalimat Nominal)
VERBAL SENTENCE
( Kalimat Verbal)
I am glad
You are a smart girl
We are busy now
He is a polite boy
 I swim
You drink
They work so hard
She works
INTERROGATIVE SENTENCES
( Kalimat Tanya )
NOMINAL SENTENCE
(Kalimat Nominal)
VERBAL SENTENCE
( Kalimat Verbal)
Am I glad?
Are you a smart girl?
Are we busy now?
Is he a polite boy?
Do I swim ?
Do you drink?
Do they work so hard?
Does she work?
NEGATIVE SENTENCE
( Kalimat Negative )
NOMINAL SENTENCE
(Kalimat Nominal)
VERBAL SENTENCE
( Kalimat Verbal)
I am not glad
You are not a smart girl
We are not busy now
He is not a polite boy
I do not swim
You do not drink
They do not work so hard
She doesn’t work
INTERROGATIVE NEGATIVE SENTENCES
( Kalimat pertanyaan menyangkal  )
NOMINAL SENTENCE
(Kalimat Nominal)
VERBAL SENTENCE
( Kalimat Verbal)
Am not I glad?
Are not You a smart girl?
Are not we busy now?
Is not he a polite boy?
Do not I swim?
Do not you drink?
Do not they work so hard?
Does not she work?
IMPERATIVE SENTENCE
(Kalimat Perintah )
NOMINAL SENTENCE
(Kalimat Nominal)
VERBAL SENTENCE
( Kalimat Verbal)
Be good !
Be deligent!
Don’t be lazy!
Don’t be angry!
Stund up !
Sit down!
Don’t go up!
Don’t forget me!


Notes*

Untuk kalimat tanya ( interrogative sentence ) jangan lupa memberi tanda tanya. Dan apabila dalam kalimat sudah ada kata tanya seperti, who,where,why..... maka pada kalimat nominal to be berada setelah kata tanya tersebut.


*
"Jika ada pertanyaan bisa isi komen dibawah, dan sebisa mungkin saya balas secepanya. 
Atau jika tertarik untuk bergabung dalam kursusan kami, silahkan hubungi bagian administrasi.

terima kasih terlah berkunjung."

Monday, 11 January 2016

Pengertian Tentang To Be Dan Cara Menggunakannya

To be sendiri dalam kalimat bisa mempunyai arti adalah, ada, berada dan kadang kadang tidak diterjemahkan tergantung kata yang mengikuti setelah to be. to be adalah sebuah unsur pembentuk kalimat yang sangat penting keberadaannya dalam kalimat Nominal sentence ( lihat kembali pada artikel kalimat nominal sentence ). to be sendiri terdiri dari beberapa bentu yaitu am, is , are, was were. kemudian dari beberapa bentuk to be tersebut dibagi lagi menjadi dua, untuk kalimat present tense dan past tense. adapun present tense yaitu, is, are, am. dan past tense adalah was and were.
I am a teacher
Saya seorang guru
I a teacher
X
Tidak bisa disebut sebagai kalimat karena tidak ada to be didalamnya, walaupun to be sendiri tidak diterjemahkan . walapun dalam kalimat langsung mungkin native bisa paham tapi dalam tertulis itu sebuah kesalahan besar.


Penggunaan To Be “Is, Am, Are” Berdasarkan Subjeknya
Penggunaan is/am/are dalam present tenses  tergantung dengan subjeknya, maksudnya apakah sebuah subjek tertentu menggunakan is atau am ataukah are, kita harus memilih salah satunya, sedangkan subjek sendiri dapat berupa nounpronoun, ataupun noun phrase. Coba kalian perhatikan tabel dibawah ini :
Subjek
Is/am/are
I
Am
You
Are
She
Is
He
Is
It
Is
We
Are
They
Are
Girl
Is
Girls
Are
Beautiful girl
Is
Beautiful girls
Are
Boy
Is
Boys
Are
Shinta (nama seseorang)
Is
Budi (nama seseorang)
Is
Etc…


Contoh :
  • I am studying English. (Saya sedang belajar bahasa inggris.)
  • We are discussing a problem. (Kami sedang mendiskusikan sebuah masalah.)
  • He is reading a book. (Dia sedang membaca sebuah buku.)
  • I am not studying English. (Saya tidak sedang belajar bahasa inggris.)
  • We are not discussing a problem. (Kami tidak sedang mendiskusikan sebuah masalah.)
  • He is not reading a book. (Dia tidak sedang membaca sebuah buku.)
  • Is He reading a book? (Apakah dia sedang membaca sebuah buku?)

Kesalahan Umum Yang Terjadi Dalam Mebuat Kalimat Jika Tidak Bisa Membedakan Nominal Sentence Dan Verbal Sentence
She is work
Ia bekerja
To be+V1 adalah mustahil bertemu.
You clever
Kamu pandai
Menyusun kalimat nominal sentence tanpa to be.
I a boy
Saya seorang laki-laki
Jika kalimat terdiri dari kata sifat atau penjelasan benda maka sangat perlu menambahkan to be.

Beberapa contoh diatas adalah to be dalam bentuk present tense, kemudian seperti yang sudah dibahas diatas bahwa to be dalam bentuk past tense mempunyai bentuk dan fungsi yang berbeda. yaitu menunjukan kegaitan yang sudah lampau dan sekarang sudah tidak ada lagi atau tidak dikejakan lagi.
Present tense
Waktu sekarang

Perubahannya menjadi
Past tense
Waktu lampau
I am
=>
I was
He is
=>
He was
She is
=>
She was
It is
=>
it was
You are
=>
You were
We are
=>
We were
They are
=>
They were

Adapun aturan cara penggunaanya sama, hanya saja digunakan dalam bentuk lampau dan untuk menunjukan kegiatan yang sudah tidak dilakukan atau tidak ada lagi.

I was a doctor
= saya dulu seorang dokter ( berati dia sekarang sudah ganti pekerjaan)
yesterday she was angery to me
= kemarin dia marah ( Berarti sekarang dia sudah tidak marah)


*
"Jika ada pertanyaan bisa isi komen dibawah, dan sebisa mungkin saya balas secepanya. 
Atau jika tertarik untuk bergabung dalam kursusan kami, silahkan hubungi bagian administrasi.

Perbedaan Kalimat Antara Nominal Sentence Dan Verbal Sentence

Dalam bahasa inggris kalimat itu dapat dibedakan menjadi dua yaitu:
Nominal Sentence      = kalimat nominal
Verbal Sentence        = Kalimat verbal
Dan akan sangat menyesatkan apabila kita tidak bisa membedakan antara kedua kalimat tersebut. karena perbedaanya cukup jelas dan fungsinyapun berbeda. mari kita mulai.

1.      NOMINAL SENTENCE/ KALIMAT NOMINAL.
Nominal sentence ( Kalimat nominal ) adalah dimana suatu kalimat yang sebutannya(predicate) buka dari kata kerja ( Non-Verbal ). untuk lebih mudahnya kita lihat contoh dibawah ini;
SUBJECT
PREDICATE
KETERANGAN PREDICATE
I
Am ill
( Adjective )
It
Is blue
( Adjective )
Agus
Is a doctor
( Noun )

*Semua kalimat diatas tidak ada yang mengandung verb dan lebih menjelaskan tentang keadaan atau keterangan. dan karena predicate tidak ada kata verb maka butuh finite untuk membuatnya menjadi kalimat sehingga menggunakan to be. seperti am, is, are, were, was
Adapun Rumus kalimat Nominal = SUBJECT+ TO BE+ NON-VERB

Pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan bahwa apabila kata benda yang lepas, tidak dalam kalimat diucapkan dengan a, an, the. dan kata kerja yang lepas adalah to.. sehingga itu adalah hal yang paling mudah untuk membedakan mana Noun dan mana Verb, dan begitu juga pada kata adjective dimana kita tambahkan to be....
Adapun dalam kalimat nominal sentence kitapun perlu memperhatikan bentuk waktu yang dipakai, karena akan mengganti bentu to be yang kita gunakan dalam kalimat. dibahas kemudian “TO BE”

2.      VERBAL SENTENCE/ KALIMAT VERBAL
Verbal sentence adalah dimana suatu kalimat yang predicatenya terdiri dari pada verb ( kata kerja saja). mari kita langsung saja analisis contoh kalimat dibawah ini
SUBJECT
PREDICATE
OBJECT
ADJUNCT
The dog
Bites
a mouse
In the garden
They
Shoot
The deer
In the jungle
The boy
Met
My father
yesterday
*kalimat verbal adalah sebuah kalimat yang menggunakan kata kerja pada posisi predicatenya. perhatikan bentuk waktu dan subjectnya.
a. apabila dalam kalimat verbal sentence ada dua kata kerja, maka kata kerja berikutnya harus ditambahkan to sebelum kata kerja tersebut. lebih jelasnya lihat contoh dibawah ini.
= I learn to speak French
b.  Namun apabila dalam terdapat kata penghubung( lihat pembahasan conjuction ) maka kalimat berikutnya dianggap kalimat baru sehingga tidak perlu ditambahkan to.
Contoh:
I learn to speak french because I have a girlfriend form french.
c.    seperti yang saya katakan sebelumnya perhatikan subjectnya. apabila subject dari kalimat verbal sentence tersebut adalah orang ketiga tunggal yaitu ; he, she it maka Verb yang dipakai harus ditambahkan s/es dalam present sentece ( lihat pembahasa present sentence )
contoh:
he opens the windows
she writes a message

Dalam hal membedakan kalimat nominal sentence dan verbal sentence hal yang tidak kalah penting adalah saat kita akan membuat kalimat negative dan introgative sentence. karena jika belum bisa membedakan dua kalimat tersebut maka dijamin anda akan mendapatkan banyak kesalahan untuk membuat kedua kalimat berikutnya. lihat pembahasan artikel tentang kalimat negatif Negative Sentence dan kalimat tanya Introgative Sentence

*
"Jika ada pertanyaan bisa isi komen dibawah, dan sebisa mungkin saya balas secepanya. 
Atau jika tertarik untuk bergabung dalam kursusan kami, silahkan hubungi bagian administrasi.
terima kasih terlah berkunjung."